Jumat, 09 September 2016

Lagu " Idhul Adha"

Idhul Adha

Sepuluh Dzulhijah tiba
Hari Raya Idhul Adha
Berjuta umat Islam di dunia
Bersyukur merayakannya

       Ibrahim diperintah Allah
       Ismail mentaatinya
       Digantikan malaikat Jibril
       Dengan kambing dari surga

Jumat, 24 Juni 2016

Dilema guru

Guru mengajar malah masuk Bui

          Keprihatinan sekarang terjadi di dunia pendidikan. Sekarang ini banyak orang tua siswa yang justru malah melaporkan guru anaknya ke polisi hanya lantaran anak di beri hukuman oleh guru. Sebenarnya guru dalam memberi hukuman tidak asal memberi hukuman tetpi sudah melalui tahap yang di terapkan di sekolah. Misalnya anak yang berrambut panjang, guru tidak akan langsung memotong rambut anak, tapi mulanya akan menegur terlebih dahulu beberapa kali dan memberi kesempatan kepada siswa untuk memotongnya di rumah. Tetapi setelah beberapa kali di tegur anak tidak mengindahkan perintah guru maka guru akan memberi sanksi tegas terhadap anak. Hal itu dilakukan untuk memberi pelajaran kepada anak supaya mentaati peraturan yang ada di sekolah. 
         Jika orang tua tidak menyadari bahwa guru memberi hukuman adalah demi kebaikan anak itu sendiri. Guru sebagai orang tua kedua di sekolah sudah pasti juga menginginkan hal yang terbaik bagi anak. Bagi orang tua sebenarnya jangan asal menerima laporan dari anak, tapi harus mlihat  dulu kebenaran dari laporan anak. 
           Kehancuran akan terjadi dalam dunia pendidikan bila guru memberi hukuman tapi terancam masuk penjara. Dengan begitu guru akan mencari aman dengan takut akan memberi hukuman apapun pada anak karena mereka takut dilaporkan polisi dan akhirnya masuk penjara. Orang tua jangan hanya berlindung atas nama HAM karena itu akan lebih merusak kepribadian anak. Apapun sikap dan perilaku anak meski melanggar aturan dan norma yang berlaku

Selasa, 21 Juni 2016

kata-kata motivasi

Cara terbaik membalas orang2 yang sok tahu, menjelek2an, mem-bully hidup kita adalah dengan: terus memperbaiki diri sendiri tanpa henti. Terus berkarya. Jangan biarkan kita menanggapi mereka. Maka besok lusa, saat kita melesat maju, mencapai prestasi2 berikutnya, berdiri di atas panggung kehidupan, orang2 yang menjelekkan kita hanya bisa menatap dari jauh, dengan hidupnya yang begitu2 saja. *Tere Liye