Guru mengajar malah masuk Bui
Keprihatinan sekarang terjadi di dunia pendidikan. Sekarang ini banyak orang tua siswa yang justru malah melaporkan guru anaknya ke polisi hanya lantaran anak di beri hukuman oleh guru. Sebenarnya guru dalam memberi hukuman tidak asal memberi hukuman tetpi sudah melalui tahap yang di terapkan di sekolah. Misalnya anak yang berrambut panjang, guru tidak akan langsung memotong rambut anak, tapi mulanya akan menegur terlebih dahulu beberapa kali dan memberi kesempatan kepada siswa untuk memotongnya di rumah. Tetapi setelah beberapa kali di tegur anak tidak mengindahkan perintah guru maka guru akan memberi sanksi tegas terhadap anak. Hal itu dilakukan untuk memberi pelajaran kepada anak supaya mentaati peraturan yang ada di sekolah.
Jika orang tua tidak menyadari bahwa guru memberi hukuman adalah demi kebaikan anak itu sendiri. Guru sebagai orang tua kedua di sekolah sudah pasti juga menginginkan hal yang terbaik bagi anak. Bagi orang tua sebenarnya jangan asal menerima laporan dari anak, tapi harus mlihat dulu kebenaran dari laporan anak.
Kehancuran akan terjadi dalam dunia pendidikan bila guru memberi hukuman tapi terancam masuk penjara. Dengan begitu guru akan mencari aman dengan takut akan memberi hukuman apapun pada anak karena mereka takut dilaporkan polisi dan akhirnya masuk penjara. Orang tua jangan hanya berlindung atas nama HAM karena itu akan lebih merusak kepribadian anak. Apapun sikap dan perilaku anak meski melanggar aturan dan norma yang berlaku